Indah Pada Waktunya

Posted in Uncategorized on August 20, 2015 by isnanamaxu

Adalah kewajaran jika dalam perjalanan hidup manusia  mengalami cinta dan putus cinta.  Menurut pengalaman pribadi, rasanya seperti terbang ke negeri dongeng yah bila jatuh cinta🙂.  Muka berseri-seri, senyum-senyum sendiri, dan selalu teringat sang pujaan hati.  Eh, tapi kalau terbangnya ketinggian jika jatuh rasanya juga semakin sakit.  Betapa saat itu dunia rasanya berakhir.  Sulit rasanya bagiku bangkit ketika kehilangan.  Ketika sebuah hubungan harus berakhir karena sudah tidak lagi bisa sejalan dan seirama.  Ditambah lagi kalau kehilangannya karena si dia lebih memilih orang lain. Ouch, extremelly dramatic, sakit sekali yah.    Lalu fase berikutnya yang dilakukan adalah mencari nasehat untuk menguatkan hati.  Mencari kutipan-kutipan dari motivator ternama untuk membangkitkan semangat.  Menyibukkan diri agar tak terus terpuruk.  Ah, waktu itu benar-benar terpuruk rasanya.  Ditambah lagi desakan kanan kiri meminta untuk sesegera mungkin mengakhiri masa lajang.  Amboi rasanya!

Lalu, “Semua akan indah pada waktunya”, iya.. kalimat itu yang kemudian menyadarkanku tentang sesuatu.  Allah yang memiliki kuasa atas segalanya.  Termasuk kuasa dalam kehidupanku.  Waktu itu aku percaya, jika Allah memberi sakit maka Allah juga akan memberi sembuh.  Allah akan memberi pengganti yang jauh lebih baik pada waktunya nanti untukku.  Dan ternyata Allah memang tidak pernah ingkar janji.  Semuanya akhirnya nyata terjadi.

Maret 2013, seorang lelaki yang tak asing lagi wajahnya tiba-tiba datang dalam kehidupanku.  Bekas kakak kelas SMP yang tak pernah kukenal sebelumnya.  Tak pernah bertegur sapa, hanya sekedar tahu beliau itu siapa.

Mei 2013, lelaki itu akhirnya resmi membawa keluarga besarnya untuk melamar.

September 2013, saat terindah ketika lelaki itu dengan izin Allah datang mengucapkan Ijab Qabulnya untukku.  Akhirnya memang benar adanya.  Semua akan indah pada waktunya kan?🙂

Adalah kamu, lelaki yang telah menghipnotis ibuku dengan kesholehanmu.  Lalu, yakin seyakin yakinnya bahwa ridho Allah tergantung pada ridho orangtua.  Hal itu yang pada akhirnya membuatku mantap untuk menjalankan sisa hidup bersamamu.  Adalah kamu, lelaki yang penuh kasih sayang yang segera memintaku untuk menjadi pendampingmu.  Adalah kamu, lelaki sabar yang mau menerimaku dengan segala kekuranganku.  Adalah kamu, lelaki yang pada akhirnya mewarnai hidupku dengan kebahagiaan.  Adalah kamu, lelaki yang dengan segala keindahannya menjadi imamku.  Adalah kamu, iya kamu, Sigit Nashofi, terima kasih telah menjadikanku sebagai pendampingmu.  Menjadikanku perempuan abadimu.  Sekali lagi trima kasih.  Izinkan aku menua bersamamu.

Piyaman, 20 Agustus 2015

Welcome 2015! (almost the end of ) :D

Posted in Uncategorized with tags , , on August 19, 2015 by isnanamaxu

Well, kurang lebih sudah 2 tahun absen dari blog tercinta ini.  Tentunya banyak sekali fase hidup yang terjadi pada saya.  Cinta baru, kehidupan baru, dan dunia baru yang alhamdulillah jauh lebih indah dan berwarna.  Uhm, meskipun tetap saja ada duka dan kegelisahan.  Aih, tak sabar rasanya ingin berbagi tentang semuanya.  Insya Allah, semoga lebih produktif lagi mencurahkan perasaan melalui media tertulis ini, blog bersejarah -menurut saya-, iya, blog bersejarah.  Di mana semua perasaan tertuang melebur menjadi satu.  Di mana kegalauan akan berangsur hilang hanya dengan menulis.  Di mana kebahagiaan semakin membuncah ketika mampu diwujudkan dalam bahasa tulis. Yah, meskipun hanya saya saja pembaca blog saya sendiri.  Hehehe.  Sudahlah sudah, cukup itu sudah. ^_^

Piyaman,  19 Agustus 2015

Penemuan Hati yang Ditunggu Masa Depan Cinta

Posted in Uncategorized on May 21, 2013 by isnanamaxu

Halo sobat muda pencari hati..

Seseorang yang merasa dirinya seperti manusia yang sedang mencari dunia, pastinya pernah merasa menginginkan sesuatu, dan semua orang bila ditanya jawabannya pasti begini, “ya pernah dong, masa gak pernah seh!”.  Nah, ketika kita menginginkan sesuatu disitu ada dua sisi yang berperang memenangkannya yaitu hati dan ego.  Bisa saja kamu menginginkan sesuatu karena kamu ingin bersaing dengan orang lain ato kamu pengen dibilang “KEREN” setelah sesuatu itu kamu dapat, padahal sesuatu itu sebenarnya tidak berguna buat kamu.  Ketika kamu bicara dengan hati,  maka jawabannya akan lebih bijaksana, dan pilihannya pun akan sangat bijaksana.  Jika kamu punya pacar yang datang terlambat saat kamu menginginkan menjemputnya maka biasanya egomu yang menguasai perasaan kamu duluan, sehingga kamu cepat sekali marah.  Tetapi jika kamu pakai hatimu, maka kamu akan berusaha mengerti dan menanyakan dengan baik apa yang terjadi dan hatimu akan bisa menilai apa itu penjelasan bo’ong ato jujur.  Cinta bicara dengan hati bukan dengan ego.  Continue reading

Knowledge of Genres: Improving Students Writing Ability in English

Posted in Uncategorized with tags , , , on June 21, 2012 by isnanamaxu

As an international language, English is used mostly in every country across the world. That is why English is given a greater attention in every educational level all over the world, including Indonesia. English, then, becomes a compulsory subject needed by students.  According to the School Based Curriculum of 2006, English aims at developing communicative competence in both spoken and written English through the four developed skills of English, i.e. speaking, listening, reading, and writing.  Moreover, nowadays, writing has received the first priority to be focused. As Palmer (1994:1) states that writing is a top priority in many classroom today.  In fact, however, writing is a complex activity.

As Nunan (1991:6) points out that writing can be stated as an extremely complex cognitive activity that requires the writer to control several variables at one.  It implies that writing includes several elements such as grammar, vocabulary, sentence structure, cohesion, and so on.  Continue reading

Allah Tidak Pernah Terlambat…

Posted in Uncategorized with tags , , , , on February 17, 2011 by isnanamaxu

Allah selalu memberi tepat pada waktunya. Ketika saya menginginkan sesuatu, belum tentu sesuatu itu bisa terpenuhi sesuai dengan target saya.  Bukan karena terlambat, tapi karena memang belum waktunya. Saya harus pandai-pandai membaca bahasa dan maksud Allah.  Allah sudah mengatur kehidupan saya.  Tinggal bagaimana saya menjalaninya dengan penuh ikhlas, tetap bersyukur, dan terus melakukan kebaikan.   Dengan begitu saya tidak perlu khawatir, karena Allah pasti memberikan yang terbaik untuk saya… tepat pada waktunya Dia mengizinkan saya memiliki “sesuatu” itu.

-My Lovely Wonosari, 17 Februari 2011-

Home Sweet Home: Saya dan Gunungkidul (Part I)

Posted in Gunungkidul with tags , , , on March 31, 2010 by isnanamaxu

Gunungkidul, salah satu kabupaten di propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini adalah tempat saya dilahirkan.  Tempat di mana saya menghabiskan masa kecil bersama orang-orang yang saya sayangi.  Tempat saya menuntut ilmu dari taman kanan-kanak hingga sekolah lanjutan tingkat atas.  Tempat ini indah menurut saya.  Membawa kedamaian tersendiri saat saya kembali pulang ke tempat ini.  Tapi mungkin “tidak” bagi orang lain🙂

Sejak saya melanjutkan kuliah di kota Jogja,  saya baru menyadari benar bahwa selama ini Gunungkidul sering dipandang sebelah mata.  Nggak ada air, ndeso atau kampungan, iya, kata-kata itu sering saya dengar ketika seseorang ingin menggambarkan tempat kelahiran saya tercinta ini.   Dan sejak saya kuliah di kota Jogja inilah,  Gunungkidul adalah identitas yang sangat melekat pada diri saya.  Ejekan dan sindirian tentang “ke-ndesoan” Gunungkidul kerap saya terima.  Mulanya saya memang sempat malu dan sakit hati.  Tapi lambat laun saya bisa menerimanya, mungkin karena terlalu seringnya jadi hal itu menjadi biasa-biasa saja untuk saya rasakan😀

Saya sadar mengapa Gunungkidul selalu di anggap ndesoContinue reading

Tentang Keinginan

Posted in Uncategorized with tags , , on January 12, 2010 by isnanamaxu

Aku suka dengan keindahan pelangi.  Tapi perlu kamu tahu, aku tak ingin menjadi pelangi.  Dia selalu bersyarat.  Bersedia muncul hanya ketika langit telah usai mengguyur bumi.  Bukan sebelum itu.

Kemudian ketika pelangi itu telah muncul, maka ia tak kan selamanya ada.  Bahkan sehari pun tidak.  Hanya beberapa saat, lalu menghilang.  Apakah itu berarti pelangi tak setia ya?

Lain halnya dengan bintang.  Bintang ada untuk menemani malam.  Kemudian ketika malam berganti terang, bintang juga akan pergi berlalu.  Tahukah kamu mengapa? Itu karna bintang ingin menjaga hatinya hanya untuk malam.  Iya, hanya untuk sang malam saja. Bintang tak mau tampak bersama mentari atau apapun.  Lalu ketika terang menghilang digeser oleh malam, maka bintang akan nampak kembali membantu menerangi sang malam.  Begitu seterusnya. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.