Archive for December, 2008

Tentang Hujan 2008 (part 3-habis)

Posted in Uncategorized with tags , , , , , , on December 24, 2008 by isnanamaxu

Melalui awan mendung yang berkumpul di langit Jogja kali ini…

Seperti kumpulan kelam nan muram. Seolah menahan beban yang tertahan untuk dikeluarkan. Kemudian langit semakin gelap, kian menghitam dan pekat. Menunggu seper sekian detik lagi untuk hancur.

Kini lebur. Pecah juga bebannya. Perlahan tapi pasti, rintiknya menjadi deras. Hingga tak terlihat lagi putusan-putusan hujan itu. Seperti milyaran juluran tali dari langit yang sengaja di buang ke bumi. Agresif dan tanpa spasi.

Derasnya pun seperti menusuk. Apalagi gaduhnya, terlalu mengusik. Hampir seperti pukulan genderang berurutan. Meski masih saja ada burung yang mau berkicau dan kudengar.

Tapi hampa. Tetap saja hampa. Riuh hujannya memekakkan. Apalagi wujudnya, kian memilukan. Continue reading

Advertisements

Tentang Hujan 2008 (part 2)

Posted in Uncategorized with tags , , , , , , on December 23, 2008 by isnanamaxu

Romantisme hujan pun telah hilang,

Berlari menjauh, tanpa sekalipun mau berhenti

Dan kini yang tersisa hanya luka

Sakit yang mengendap tanpa ku tau kapan sembuhnya

*I never imagined, I could hurt like this…

Tentang Hujan 2008 (part 1)

Posted in Uncategorized with tags , , , , , on December 18, 2008 by isnanamaxu

Mentari sembunyi,

Seakan takut menghadang pasukan mendung

Aku berteriak, “AYO LAWAN MENDUNG ITU! AGAR TAK JADI HUJAN! KARNA BAGIKU KINI, HUJAN ADALAH KEHILANGAN…!!

*dan mendung semakin kelam

Cerita Pagi Ini

Posted in Rindu Ibu with tags on December 5, 2008 by isnanamaxu

(Tuttt…tuuttt….tuuuuttt…)

Anak : Assalamu’alaikum

Ibu : Wa’alaikumsalam

Anak : Ibu?

Ibu : Iya..?

Anak : Udah berangkat buk?

Ibu : Belum …… (saya lupa lanjutannya..)

Continue reading