Archive for the Uncategorized Category

Untukmu…

Posted in Uncategorized with tags , , , on September 29, 2009 by isnanamaxu

Have you ever loved somebody so much it makes you cry?

Have you ever needed something so bad you can’t sleep at night?

Have you ever tried to find the words but they don’t come out right?

Have you ever… have you ever…

“Have You Ever” by Brandy

G&I Untaian makna tentang cinta yang terurai dalam hati sejatinya tak mampu sepenuhnya tertuang dengan kata. Hanya dapat dirasa hingga semuanya pecah melebur menjadi tawa dan tangis. Tawa yang kemudian mengaliri jiwa menjadi embun penyejuk untuk menjadi lebih kuat. Kemudian tangis yang pada akhirnya dimaknai sebagai penguat rasa untuk sepenuhnya mampu menerima.

Sejatinya, cinta membuat kita menelusuri makna untuk saling menyayangi, menjaga dan menguatkan. Benar juga kata Buya Hamka, “Cinta bukan melemahkan, tetapi menggelorakan.” Seperti aku dan kamu, yang akhirnya menjadi kumpulan senyawa-senyawa positif yang kemudian membentuk energi penggerak untuk terus melangkah maju.

Iya… di timur sana, kamu bagaikan kayu bakar yang terus saja memberi kekuatan pada nyala api untuk tetap berkobar. Aku adalah nyala api itu. Sedangkan kamu menjagaku agar tetap terang dan hangat. Continue reading

Advertisements

SemangaT !

Posted in Uncategorized with tags , , on August 31, 2009 by isnanamaxu

Adalah kemalasan yang seringkali membuat tugas-tugas saya jadi tertunda. Ah..skripsi.. rasanya setiap kali mendengar kata benda yang satu ini hati saya jadi teriris iris. Belum lagi lingkungan keluarga yang akhir-akhir ini sering menyebut nyebut kata benda itu di depan saya. Candaan bapak yang mulai saya anggap serius, dan ibu yang ingin saya “menyelesaikan semuanya” sebelum bapak pensiun, ditambah lagi bulek (tante) saya yang pernah mengancam jika saya tidak segera menyelesaikan skripsi, maka bulek akan segera menukarkan mobilnya dengan yang berukuran lebih kecil sehingga saya tidak jadi diantarkan dengan mobil ketika saya wisuda nanti, karena jika bulek telah menukarnya maka keluarga saya tidak akan terangkut seluruhnya… uhm… what a pity I am.. ๐Ÿ˜ฆ

Jadi apa hubungannya judul postingan ini dengan cerita singkat saya di atas?? Continue reading

Award pertama saya seperti ini nih^_^

Posted in Uncategorized with tags , on July 31, 2009 by isnanamaxu

tkbAlhamdulillah dapat award juga… ehm.. tapi.. setahu saya award itu kan penghargaan dan penghargaan biasanya diberikan karena ada hal positif yang kita lakukan, jadi kalau kita dapat award berarti itu tanda penghargaan untuk kita. Tapi kali ini lain saudara-saudara, lihat saja award di sebelah kiri ini. Judul awardnya TKB! alias Tukang Kompor Blog! he.. rasanya tak perlu disebutkan lagi siapa pencipta award ini, ๐Ÿ™‚ .

Tapi rasanya memang tidak berlebihan ketika beberapa minggu lalu ada seorang bapak berpesan agar saya mengambil award ini di blognya. Tentunya agar saya lebih termotivasi untuk mengapdet blog ini. Toh selama ini biasanya saya memang hanya mem-post satu postingan saja dalam satu bulan ๐Ÿ™‚ . Ya semoga saja dengan adanya “penganugerahan” ini saya akan semakin sadar untuk tidak menelantarkan blog yang saya buat sekitar 9 bulan yang lalu, semoga… ๐Ÿ™‚

*Thanks to you Pak ๐Ÿ™‚

Just wanna sing and say

Posted in Uncategorized with tags , , on June 15, 2009 by isnanamaxu

Happy birthday to me..

Happy birthday to me..

Happy birthday happy birthday..

Happy birthday to me..

*Alhamdulillah…

Thanks God… for giving me million of happiness in this world…

23:48

Posted in Uncategorized with tags , , on April 15, 2009 by isnanamaxu

Hidup adalah perjuangan. Jika menginginkan keberhasilan harusnya segera sadar, bahwa untuk mendapatkannya diperlukan usaha. Bukan hanya mengeluh lalu menangis. Bukan hanya berpangku tangan atau bahkan mengulur waktu. Bukan sekedar membayangkan pekerjaan itu cepat selesai dan mendapatkan hasil yang sempurna tanpa melakukan apa-apa.ย  Sadarilah, keberhasilan harusnya diusahakan.ย  Think lalu act.ย  Harusnya itu yang dilakukan.ย  Dan harusnya juga tidak seperti malam ini, yang hanya terus memandangi lembaran microsoft word yang masih kosong.ย  Doing nothing.ย  Payah sekali saya ini…

Jogja

14 April 2009

Pointed to -23:48-

*collecting pieces ofย  SEMANGAT to do “it” (baca: SKRIPSI)..

 

 

Anak-anak^^

Posted in Uncategorized with tags , , , , , , , on February 23, 2009 by isnanamaxu

Lugu, lucu, juga aneh, tapi itulah anak-anak. Ucapan dan perbuatannya seringkali membuat tertawa. Ada-ada sajalah tingkahnya. Seperti cerita yang satu ini, hmm, pas mengajar di bimbel ada seorang siswa berbisik, “Miss aku tadi habis ulangan lho, kalo fungsi hati itu apa miss??” Lalu saya jawab, “Untuk menyaring racun..” (btw benar nggak sih jawaban saya? he,..) Terus dia bilang begini, “Emang cuma itu aja ya…?” Saya pun balik tanya, “Memangnya dijawab apa..?”. Dengan lugunya dia menjawab, “Untuk merasakan cinta..” *wew..gubrax…masak di kertas ulangan dijawab begitu…@#$%^&*?_?

Ada lagi nih, tentang Ais. Anak ini tetangga saya, masih TK nol besar. Hobinya nyanyi lagu-lagu milik Nidji. Suatu kali saya tanya kenapa dia suka sekali sama Nidji. Dan jawabannya adalah, “Soale rambute podo mbak..” ๐Ÿ™‚ *rambut Ais memang mirip sama vokalisnya Nidji, he..

Hmm, lain lagi sama masa kecil bulek saya. Bulek saya itu anak terakhir dari tujuh bersaudara. Jadi ya sedikit manja juga. Continue reading

“Must” dan “Have to”

Posted in Uncategorized with tags , , , , , , on January 31, 2009 by isnanamaxu

Arti dari “must” dan “have to” itu sebenarnya sama. Tapi makna dalam penggunaan kalimatnya berbeda lho. Must berarti harus atau wajib, tapi keharusan atau kewajiban itu datangnya dari si speaker alias orang yang ngomong itu sendiri.

Contoh:

I must submit this assignment before tomorrow.

Di kalimat ini, si speaker bilang kalau dia harus mengumpulkan tugasnya sebelum besok. Nah, keinginan untuk mengumpulkan tugasnya itu datangnya dari dia sendiri alias inisiatif pribadi tanpa adanya paksaan dari orang lain.

Sedangkan “have to”, keharusan atau kewajiban itu sumbernya dari luar si speaker. Bisa jadi karena adanya paksaan atau tekanan orang lain. Bisa juga karena adanya peraturan yang memang mengharuskan untuk melakukan kewajiban atau keharusan itu.

Contoh: Continue reading